Anda Pengunjung Ke

Minggu, 17 Maret 2013

Menulis Rangkuman/ Ringkasan Isi Buku


Menulis Rangkuman/ Ringkasan Isi Buku


Indikator:
·         Mendaftar pokok-pokok pikiran buku yang sudah dibaca;
·         Membuat ringkasan dari seluruh isi buku;
·         Mendiskusikan ringkasan untuk mendapatkan masukan dari teman.

Buku ilmu pengetahuan populer saat ini banyak kita temui di perpustakaan maupun di toko buku. Peminat buku ini juga banyak dan beragam. Hal ini menandakan bahwa masyarakat umum sangat haus akan ilmu pengetahuan. Buku ilmu pengetahuan populer tersebut misalnya: Cara Beternak Ayam Potong, Menanam Buah dalam Pot, Cara Mudah Membuat Masakan Rumah, Belajar Menyenangkan. Mungkinkah? Ternyata isi buku ilmu pengetahuan populer sangat beragam mulai dari kesehatan, teknologi modern, pertanian, perkebunan, komputer, dan lain-lain.  Bagaimana agar mudah memahami isi buku tersebut? Salah satu caranya dengan membuat rangkumannya atau ringkasannya.
Menulis rangkuman merupakan upaya menyarikan sebuah teks atau bacaan. Jadi, merangkum sebuah buku adalah mengambil inti sari sebuah isi buku dan menuliskannya kembali menjadi catatan ringkas. Hal yang perlu kalian ingat bahwa sebuah rangkuman isinya mencakup keseluruhan teks atau buku yang dirangkum secara utuh dan lengkap, meskipun dalam penyajiannya lebih padat dan ringkas. Jadi, dalam merangkum jangan sampai ada hal penting dari bacaan atau buku yang tidak terambil atau terangkum.
Adapun yang dimaksud dari buku pengetahuan populer adalah buku yang berisi informasi mengenai pengetahuan yang sifatnya banyak diketahui oleh masyarakat secara umum. Dalam hal ini, sesuatu yang bersifat populer merupakan sesuatu yang sudah biasa diketahui atau akrab di lingkungan masyarakat secara umum. Buku pengetahuan populer memiliki berbagai bidang pengetahuan, misal: peternakan, bisnis, kepribadian secara umum, dan pengetahuan lainnya. Adapun buku pengetahuan yang membahas mengenai disiplin ilmu tertentu secara spesifik dan detail bukan termasuk buku pengetahuan populer, akan tetapi merupakan buku kajian disiplin ilmu. Contoh buku kajian disiplin ilmu adalah buku mengenai Anatomi Tubuh Manusia.
Menulis rangkuman termasuk kegiatan reproduksi tulisan. Kalian membaca buku, kemudian harus menuliskan kembali bahan tersebut menurut hasil penangkapan kalian. Merangkum bukan mengulangi kembali tulisan sebuah bahan. Merangkum berarti memberikan penegasan terhadap penjelasan-penjelasan terdahulu.
Dengan demikian, apabila Anda merangkum sebuah tulisan, Anda tidak harus menuliskan per kata atau per kalimat sesuai dengan bahan yang tersedia, melainkan Anda harus menuliskan dalam bahasa Anda sesuai dengan pemahaman Anda terhadap bahan tersebut. Oleh karena itu, cara yang mudah untuk membuat rangkuman sebuah tulisan adalah Anda harus mencatat pokok-pokok ide (gagasan) dari tulisan tersebut.
Pada akhirnya, Anda akan menuliskan gagasan tersebut sesuai dengan kebutuhan Anda. Anda bisa membuat sebuah rangkuman dalam satu atau beberapa paragraf sesuai dengan materi dan kebutuhan Anda. Rangkuman yang Anda buat, tanpa harus melihat bahasa yang digunakan dalam buku tersebut, melainkan menuangkan pemahaman tentang buku tersebut dalam bahasa Anda sendiri. Dengan demikian, merangkum bukan mengutip kata-kata dalam buku, tetapi membahasakan kembali sesuai dengan bahasa Anda.
Rangkuman sering pula disebut dengan ikhtisar, yakni penyajian singkat dari suatu karangan. Akan tetapi, rangkuman lebih identik dengan ringkasan untuk karangan yang lebih panjang, misalnya berupa buku. Ide-ide pokok yang tersebar dalam banyak bab atau beberapa buku, disatukan ke dalam satu bentuk karangan ringkas. Adapun ikhtisar merupakan ringkasan untuk karangan-karangan singkat, misalnya untuk satu atau dua bab.
Dengan demikian, merangkum merupakan kegiatan menyingkat bacaan dengan tetap mempertahankan urutan isinya. Merangkum mengandung arti mengambil inti karangan. Jenis ini dilakukan dengan cara mengambil inti/ pokok-pokok informasi dalam karangan, lalu menyusunnya kembali menjadi lebih pendek dengan kata-kata dan kalimat yang dirangkai sendiri oleh penyusunnya. Manfaat merangkum merupakan sarana untuk mengingat isi buku atau uraian yang sangat panjang. Rangkuman memuat ide-ide pokok yang mewakili setiap bagian bacaan aslinya. Dengan membaca rangkuman, anda seakan-akan memahami keseluruhan buku tersebut secara utuh.

Adapun langkah-langkah yang perlu dilakukan saat membuat ringkasan atau rangkuman dalam bentuk buku, yakni sebagai berikut:
1.      Membaca naskah aslinya
Sebelum merangkum, kita harus membaca teks bacaan seluruhnya untuk mengetahui kesan umum, terutama maksud penulis dan sudut pandangannya.
2.      Mencatat gagasan utama
Mencari gagasan utama dalam setiap paragraf. Atau mencari informasi pokok dalam setiap paragraf.
3.      Membuat reproduksi
Setelah melalui kedua tahap tersebut, barulah kita menyusun kembali bacaan tersebut dalam suatu karangan singkat berdasarkan gagasan utama yang telah dicatat. Menyusun kembali gagasan utama dengan memperhatikan kata penghubung antarkalimat yang tepat. Selain itu, gagasan utama tersebut disusun secara urut.


Semoga bermanfaat.

Posting Lebih Baru Posting Lama Beranda

0 komentar:

Poskan Komentar